AdventureFilmHorror

REVIEW: KUNTILANAK 2

30views

Nontonapa – Film horror kali ini hadir dari tangan sutradara handal Rizal Mantovani, garapan film Kuntilanak yang pertama membuatnya melanjutkan pada Kuntilanak 2 yang dirilis pada lebaran 2019. Yang kali ini akan diperankan oleh Karina Suwandi, Susan Sameh, Ciara Nadine Brosnan, Sandrinna Skornicki, Andryan Bima, Aly Fikry, Adlu Fahrezy, Maxime Bouttier. Pada awal filmnya di tahun 2018 berakhir dengan happy ending, namun tidak diceritakan secara detail apakah Kuntilanak ini sudah musnah ataukah masih ada. Tanpa bertele-tele yuk kita simak review selengkapnya.

Diawal film kita akan dihadirkan dengan sosok kakek yang terlihat sedang memantrai sebuah gua yang diatasnya ada sebuah topeng. Yap, topeng itu bukan sekedar topeng biasa. Pasti ada maksud dibalik itu bukan?. Ternyata kakek itu bermaksud untuk melepas Kuntilanak, yang dikurung di gua tersebut. Disaat yang bersamaan Dinda terlihat mencari Ambar di sebuah pasar malam. Mengejutkan ternyata Ambar tertidur di kincir angin sendirian dan hampir saja menjadi sasaran Kuntilanak.

Disisi lain Dinda mempercayai ada sosok wanita yang mengaku sebagai ibunya. Membuatnya ingin menemui ibu kandungnya secara langsung. Dinda kala itu ditemani dengan saudara-saudaranya. Dinda merasa senang dan antusias karena selama ini mengharapkan bisa bertemu ibu kandungnya. Namun Ambar cemburu pada Dinda atas kesenangan yang telah Dinda dapat. Hari demi hari Ambar semakin menunjukkan ketidaksukaannya. Puncaknya adalah ketika Karmila, wanita yang mengakui sebagai orang tua Dinda ini terkuak banyak menyimpan hal ganjil. Dinda akan dihadapkan dengan pilihan pada siapa Dinda harus percaya.

Memasukkan karakter anak-anak sebagai saudara Dinda, menambah keseruan di film ini. Akting semuanya overall sangat menghibur dan memberi nuansa film horror yang berbeda dengan memasukan petualangan para anak-anak ini. Yang diperankan oleh Andryan Bima (Kresna), Adlu Fahrezy (Panji), Ali Fikri (Miko).

Dalam filmnya kali ini dirasa berbeda dengan film sebelumnya. Detail ceritanya kurang diperhatikan dan hanya berfokus pada hal tertentu. Sebenarnya banyak detail yang harusnya bisa lebih dikembangkan lebih baik. Dan akhirnya membuat sekuel filmnya kali ini kurang dalam segi penceritaannya. Namun dalam segi visualnya ini patut diacungi jempol. Sinematografi Rizal tampilkan begitu apik. Jelas lebih bagus dibanding film sebelumnya. Ketegangan sepanjang film pun benar-benar dirasakan. Suasana yang begitu mencekam dan pengambilan gambar terasa sangat tepat.

Yang jadi fokus utama justru pada tokoh villain, Karina Suwandi. Memerankan peran sebagai Karmila yang mengaku ibu kandung Dinda. Sedari pertama Karmila memang tidak menggambarkan sosok sebagai ibu seperti ibu lainnya. Berwajah manis namun picik. Kemampuan Karina mengembangkan karakter sebagai Karmila memang seperti yang diharapkan, membuat kita akan merasa ngeri setiap ada kemunculan dirinya.

Well, overall film horror kali ini direkomendasikan untuk menonton. Sudah mulai tayang di bioskop-bioskop pada 4 Juni. Selamat menonton!

Leave a Response